Dokumentasi Resmi

Tutorial CatatDuit

Panduan lengkap dari nol: membuat akun, mencatat transaksi, membaca laporan keuangan, sampai memahami perhitungan zakat maal, nishab, dan haul. Ditulis untuk kamu yang belum pernah belajar akuntansi — tanpa istilah rumit.

Mulai di Sini

Konsep Dasar Akuntansi

Akuntansi sering menakutkan karena istilahnya. Padahal idenya sederhana. Ini 4 konsep yang perlu kamu pegang, tidak lebih:

1. Akun = “kantong” penyimpan

Bayangkan hartamu disimpan di banyak kantong berbeda: dompet tunai, rekening bank, Gopay, emas di lemari, barang dagangan. Setiap kantong itu disebut akun. CatatDuit otomatis menyiapkan 42 akun bawaan — kamu tinggal memakai, menambah, atau menghapus sesuai kebutuhanmu.

2. Setiap transaksi menyentuh dua kantong

Uang tidak pernah muncul atau hilang begitu saja — ia pindah. Kalau kamu bayar listrik Rp 200.000, kantong Kas berkurang Rp 200.000 dan kantong Beban Listrik naik Rp 200.000. Satu kejadian, dua kantong. Itulah sebabnya sistem ini disebut double-entry (pencatatan berpasangan).

3. Debet & Kredit hanyalah “kiri” dan “kanan”

Setiap transaksi dicatat dua baris: satu sisi disebut Debet, satu lagi Kredit, dan nominalnya selalu sama. Debet = kantong yang menerima. Kredit = kantong yang memberi. Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk — keduanya cuma arah perpindahan. Contoh: “Gaji masuk Rp 5 juta” berarti kantong Kas menerima 5 juta (Debet Kas), kantong Pendapatan Gaji memberi 5 juta (Kredit Pendapatan). Selesai — tidak perlu pusing memikirkan lebih jauh, karena CatatDuit yang menyusunnya otomatis dari template.

4. Jurnal → Buku Besar → Laporan

Satu catatan transaksi disebut entri jurnal. Kumpulan entri dikelompokkan per akun menjadi buku besar. Dari buku besar disusun tiga laporan: Laba Rugi (untung/rugi usaha), Arus Kas (uang nyata masuk-keluar), dan Neraca (foto kondisi harta-hutang di satu titik waktu). Di CatatDuit kamu tidak perlu membuat semuanya manual — laporan muncul otomatis dari jurnal yang kamu catat.

Rumus ibu dari seluruh akuntansi: Aktiva = Kewajiban + Modal, atau dalam bahasa santai: “semua harta yang kamu punya berasal dari uang sendiri atau uang pinjaman.” Halaman Neraca memeriksa rumus ini otomatis dan menampilkan tanda “Seimbang” kalau pencatatanmu benar.

Sudah paham bab ini?

Praktikkan langsung — daftar gratis 1 menit.