Dokumentasi Resmi

Tutorial CatatDuit

Panduan lengkap dari nol: membuat akun, mencatat transaksi, membaca laporan keuangan, sampai memahami perhitungan zakat maal, nishab, dan haul. Ditulis untuk kamu yang belum pernah belajar akuntansi — tanpa istilah rumit.

4

Zakat

Zakat Maal Otomatis

Inilah alasan CatatDuit ada. Kamu tidak perlu menghitung zakat dengan kalkulator atau spreadsheet — karena datanya sudah ada di pembukuanmu. Tapi mari pahami dulu kata-katanya, supaya angka di layar tidak terasa ajaib.

Istilah zakat yang wajib kamu kenal

  • Zakat maal (zakat harta) — zakat atas harta yang kamu simpan satu tahun. Beda dengan zakat fitrah (per jiwa tiap Ramadhan).
  • Harta zakat-able — jenis harta yang masuk hitungan zakat: uang tunai, tabungan, e-money, piutang, stok barang dagangan, emas/perak.
  • Hutang jatuh tempo — hutang yang wajib dibayar sekarang. Ini mengurangi harta zakatmu.
  • Nishab — batas minimal harta supaya wajib zakat. Setara 85 gram emas atau 595 gram perak (boleh juga 20 dinar / 200 dirham).
  • Haul — masa penyimpanan harta selama 1 tahun hijriyah = 354 hari. Harta harus bertahan di atas nishab selama haul penuh.
  • Kadar zakat — persentase yang dikeluarkan: 2,5%.

Rumus yang dipakai sistem

Kekayaan Bersih = (Kas + Tabungan + E-Money + Piutang + Persediaan + Emas/Perak + Penyesuaian Aset)
− (Hutang Jatuh Tempo + Penyesuaian Hutang)
Zakat = Kekayaan Bersih × 2,5%
dengan syarat: Kekayaan Bersih ≥ nishab, dan haul 354 hari terpenuhi

Perhatikan: bukan semua harta ikut dihitung. Rumah, mobil, dan alat produksi tidak masuk (mereka bukan harta yang “diperdagangkan/diinkarkan”). Sebaliknya, pinjaman jangka panjang yang belum jatuh tempo tidak mengurangi zakat — hanya hutang yang jatuh tempo hari itu.

Halaman Zakat Maal: apa saja yang tampil

  • Posisi Harta Zakat — tabel dua sisi persis seperti neraca: sisi hijau “Aset Zakat” (jumlah kas, persediaan, piutang) dan sisi merah “Hutang Jatuh Tempo”. Semuanya terisi otomatis dari jurnalmu.
  • Kekayaan Bersih Zakat-able — hasil pengurangan keduanya. Angka inilah yang dinilai terhadap nishab.
  • Status Nishob — empat pilihan patokan (emas, perak, dinar, dirham) dengan nominal rupiahnya, progress bar “berapa persen hartamu menuju nishab”, dan keterangan apakah sudah wajib zakat.
  • Hasil Perhitungan — angka zakat 2,5% + tombol konfirmasi pembayaran. Jika haul belum genap, sistem menampilkan zakat “persiapan” sekaligus tanggal haul berjalan.

Penyesuaian Manual: untuk harta di luar pembukuan

Tidak semua harta tercatat di jurnal (emas perhiasan di lemari, tabungan di bank lain, piutang tidak resmi). Karena itu di halaman Zakat Maal ada bagian Penyesuaian Manual:

  1. Aset: isi nama (mis. “Emas perhiasan 10gr”) dan nominalnya, klik Simpan Aset. Angkanya langsung menambah “Jumlah Aset Zakat”.
  2. Hutang: isi nama dan nominalnya, klik Simpan Hutang. Menambah “Jumlah Hutang” dan otomatis menurunkan kekayaan bersih.
  3. Semua item bisa Edit / Hapus — misal saat emas perhiasan dijual, hapus penyesuaiannya.

Contoh perhitungan lengkap

Contoh: Bu Sari, pedagang online

Kas on hand…………………………Rp 4.000.000

Tabungan BSI……………………….Rp 15.000.000

Gopay + DANA………………………Rp 1.500.000

Stok barang dagang…………..Rp 12.000.000

Piutang pelanggan………………Rp 2.500.000

Emas perhiasan (penyesuaian) Rp 8.000.000

Jumlah Aset Zakat………………Rp 43.000.000

Hutang jatuh tempo (pinjaman tanpa bunga dari fulan) Rp 3.000.000

Kekayaan Bersih……………………Rp 40.000.000

Nishab perak (595 gr × Rp 37.870) = Rp 22.532.650. Kekayaan Rp 40.000.000 lewat nishab, dan haul 354 hari sudah genap. Maka: Rp 40.000.000 × 2,5% = Rp 1.000.000 zakat yang wajib dikeluarkan Bu Sari tahun ini. Perhatikan rumah dan mobilmu tidak ikut dihitung; pinjaman jangka panjang juga tidak mengurangi.

Kenapa angka zakat bisa berubah dari hari ke hari? Karena kekayaan bersih dihitung real-time dari jurnal. Zakat baru “terkunci” wajibnya pada saat haul genap 354 hari — dan yang dinilai adalah kondisi harta di hari itu.

Sudah paham bab ini?

Praktikkan langsung — daftar gratis 1 menit.